RSS

HAK CIPTA & KONVENSI INTERNASIONAL TENTANG HAK CIPTA

12 Jun

Pengertian Hak cipta

menurut McKeoug dan Stewart : Hak Cipta adalah suatu konsep di mana pencipta (artis,musisi, pembuat film) yang memiliki hak untuk memanfaatkan hasil karyanya tanpa memperbolehkan pihak lain untuk meniru hasil karyanya tersebut.

Fungsi dan sifat hak cipta.

Terdapat pula undang-undang yang menyatakan tentang fungsi dan sifat hak cipta yang tertulis dalam UU Hak Cipta no 19 tahun 2002 pasal 2 sampai 4 yang berisi sebagai berikut :

Pasal 2

(1)   Hak Cipta merupakan hak eksklusif bagi Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk mengumumkan atau memperbanyak Ciptaannya, yang timbul secara otomatis setelah suatu ciptaan dilahirkan tanpa mengurangi pembatasan menurut peraturan perundang undangan yang berlaku.

(2)   Pencipta dan/atau Pemegang Hak Cipta atas karya sinematografi dan Program Komputer memiliki hak untuk memberikan izin atau melarang orang lain yang tanpa persetujuannya menyewakan Ciptaan tersebut untuk kepentingan yang bersifat komersial.

Pasal 3

(1) Hak Cipta dianggap sebagai benda bergerak.

(2) Hak Cipta dapat beralih atau dialihkan, baik seluruhnya maupun sebagian karena:

a. Pewarisan;
b. Hibah;
c. Wasiat;
d. Perjanjiantertulis; atau
e. Sebab-sebab lain yang dibenarkanolehperaturanperundang-undangan.

Pasal 4

(1) Hak Cipta yang dimiliki oleh Pencipta, yang setelah Penciptanya meninggal dunia, menjadi milik ahli warisnya atau milik penerima wasiat, dan Hak Cipta tersebut tidak dapat disita, kecuali jika hak itu diperoleh secara melawan hukum.

(2) Hak Cipta yang tidak atau belum diumumkan yang setelah Penciptanya meninggal dunia, menjadi milik ahli warisnya atau milik penerima wasiat, dan Hak Cipta tersebut tidak dapat disita, kecuali jika hak itu diperoleh secara melawan hukum.

Pemegang Hak Cipta

Pemegang Hak Cipta adalah Pencipta sebagai Pemilik Hak Cipta, orang yang menerima hak dari Pencipta, atau orang lain yang menerima lebih lanjut hak dari orang tersebut.

Pembatasan Hak Cipta

Terdapat undang-undang pasal 14 yang menyatakan sebagai berikut :

Pasal 14

Tidak dianggap sebagai pelanggaran Hak Cipta :

  1. Pengumuman dan atau Perbanyakan lambang Negara dan lagu kebangsaan menurut sifatnya yang asli.
  2. Pengumuman dan atau Perbanyakan segala sesuatu yang diumumkan dan atau diperbanyak oleh atau atas nama Pemerintah, kecualiapabilaHakCiptaitudinyatakandilindungi, baikdenganperaturanperundang-undangan maupun dengan pernyataan pada Ciptaan itu sendiri atau ketika Ciptaan itu diumumkan dan atau diperbanyak, atau
  3. Pengambilan berita aktual baik seluruhnya maupun sebagian dari kantor berita, Lembaga Penyiaran, dan surat kabar atau sumber sejenis lain, dengan ketentuan sumbernya harus disebutkan secara lengkap.

Sumber :

– syafrizal.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/…/pertemuan3-HakCipta.doc

http://www.pengertianpakar.com/2015/04/pengertian-hak-cipta-menurut-pakar.html#_

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 12, 2015 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: