RSS

Project Quality Management (Manajemen Kualitas)

16 Nov

Project Quality Management (Manajemen Kualitas)

Nama    : Hendri gunawan

Kls         :2dc01

NPM       : 43112392

  • Pengertian kualitas dan kualitas proyek TI

The International Organization for Standardization (ISO) mendefinisikan kualitas sebagai “gelar untuk satu set karakteristik yang memenuhi persyaratan” (ISO9000: 2000).Ahli lain mendefinisikan kualitas berdasarkan:

• Conformance to requirements : proses proyek dan produk memenuhi spesifikasi tertulis.

• Fitness for use : suatu produk dapat digunakan seperti yang dimaksudkan.

  • Quality Planning, Quality Assurance, Quality Assurance Plan, dan Quality Control.

Quality Planning

• Berarti kemampuan untuk mengantisipasi situasi dan menyiapkan tindakan untuk membawa hasil yang        diinginkan.

• Penting untuk mencegah cacat dengan:

– Memilih bahan yang tepat.

– Pelatihan dan mengindoktrinasi orang-orang dalam kualitas.

– Perencanaan proses yang menjamin hasil yang sesuai.

Quality Assurance

• Jaminan kualitas mencakup semua kegiatan yang berkaitan dengan memenuhi standar kualitas yang relevan untuk sebuah proyek.

• Tujuan lain dari jaminan kualitas adalah peningkatan mutu berkelanjutan.

• Benchmarking menghasilkan ide untuk perbaikan kualitas dengan membandingkan praktek proyek tertentu atau karakteristik produk kepada mereka dari proyek-proyek lain atau produk di dalam atau di luar organisasi.

• quality audit adalah tinjauan terstruktur kegiatan manajemen mutu spesifik yang membantu mengidentifikasi pelajaran yang dapat meningkatkan kinerja pada proyek-proyek yang sedang atau akan.

Quality Control

• Output utama quality control adalah:

– Acceptance decisions

– Rework

– Process adjustments

  • Sampel statistik dan standard deviasi

Sesuai dengan urutannya, pembahasan tentang Kendali Mutu secara Statistik (Statistical Quality Control atau SQC) dirinci sebagai berikut.
– Sejarah pengendalian mutu dengan cars statistik (statistical quality control).
– Teknik dan alat pengendali mutu.
– Pengertian sampel dan populasi.
– Peta kendali mutu.
– Keragaman variasi dari berbagai sampel.

  • Definisi Six Sigma, Six Sigma dan Project Management, Six Sigma dan statistic

Six Sigma adalah “sebuah sistem yang komprehensif dan fleksibel untuk mencapai, mempertahankan dan memaksimalkan kesuksesan bisnis. Six Sigma adalah unik didorong oleh pemahaman dekatkebutuhan pelanggan, penggunaan disiplin fakta, data, dan analisis statistik, dan perhatian rajin untuk mengelola, memperbaiki, dan menciptakan kembali proses bisnis

Sigma dan Statistik

. Sigma berarti standard deviation ( dlm metoda ini)

. Standard deviation menyatakan seberapa besar variasi yang ada dalam sebuah distribusi data

. Standard deviation adalah faktor utama dalam menentukan jumlah unit kegagalan dalam sebuah populasi

  • Malcolm Baldrige Award and ISO 9000

    ISO 9000 Series adalah standard quality manajemen yang dibentuk berdasarkan dari konvensi ISO/TC 176 (ISO Technical Committee 176) pada 1979. ISO 9000 di bentuk sebagai dasar dari suatu seri standard quality manajemen, yang disusun secara lengkap pada 1982 dan dikenalkan secara umum pada 1983. ISO 9000 seri standad memperkenalkan persyaratan – persyaratan penting yang perusahaan butuhkan untuk menjamin konsistensi produksi dan pengiriman yang tepat waktu terhadap barang dan jasa kepada pasar.

  • Leadership

     Kepemimpinan atau leadership adalah kemampuan seseorang untuk mempengaruhi orang-orang lain agar bekerjasama sesuai dengan rencana demi tercapainya tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Dengan demikian kepemimpinan memegang peranan yang sangat penting dalam manajemen, bahkan dapat dinyatakan, kepemimpinan adalah inti dari managemen.

Di dalam kenyataan, tidak semua orang yang menduduki jabatan pemimpin memiliki kemampuan untuk memimpin atau memiliki ‘kepemimpinan’, sebaliknya banyak orang yang memiliki bakat kepemimpinan tetapi tidak pernah mendapat kesempatan untuk menjadi pemimpin dalam arti yang sebenarnya. Sedang pengertian ‘kepala’ menunjukan segi formal dari jabatan pemimpin saja, maksudnya secara yuridis-formal setiap orang dapat saja diangkat mengepalai sesuatu usaha atau bagian (berdasarkan surat keputusan atau surat pengangkatan), walaupun belum tentu orang yang bersangkutan mampu menggerakan mempengaruhi dan membimbing bawahannya serta (memimpin) memiliki kemampuan melaksanakan tugas-tugas untuk mencapai tujuan.

BEKAL MINIMAL SEORANG PEMIMPIN

Menjadi seorang pemimipin itu tidak mudah. Kalau untuk menjadi pemimpin yang asal-asalan memang tidak dituntut syarat tertentu/minimal. Seorang pemimpin semestinya memiliki bekal-bekal minimal sebagai berikut:

a. Memiliki Kharisma

Menjadi pemimpin itu tidak mudah. Tidak semudah yang dibayangkan orang. Ia harus siap secara intelektual dan moral. Karena ia akan menjadi figur yang diharapkan banyak orang / bawahan. Perilakunya harus menjadi teladan / patut diteladani. Seorang pemimpin adalah seseorang yang mempunyai kemampuan diatas kemampuan rata-rata bawahannya. Singkatnya: seorang pemimipin harus mempunyai karisma. Karakteristik pemimpin yang punya karisma adalah:

1. Perilakunya terpuji

2. Jujur dan dapat dipercaya

3. Memegang komitmen

4. Konsisten dengan ucapan

5. Memiliki moral agama yang cukup.

b. Memiliki Keberanian

Tidak lucu bila seorang pemimpin tidak memiliki keberanian. Minimal keberanian berbicara, mengemukakan pendapat, beradu argumentasi dan berani membela kebenaran. Secara lebih khusus keberanian itu ditunjukkan dalam komitmen berani membela yang benar, memegang tegug pada pendirian yang benar, tidak takut gagal, berani ambil resiko, dan berani bertanggungjawab.

c. Memiliki kemampuan mempengaruhi orang lain

Salah satu ciri bahwa seseorang memiliki jiwa kepemimpinan adalah kemampuannya mempengaruhi seseorang untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Dengan kemampuannya berkomunikasi, ia dapat mempengaruhi orang lain. Adapun cara-cara untuk mempengaruhi orang lain antara lain:

1. Membuat orang lain merasa penting

2. Membantu kesulitan orang lain

3. Mengemukakan wawasan dengan cara pandang yang positif

4. Tidak merendahkan orang lain

5. Memiliki kelebihan atau keahlian.

d. Mampu Membuat Strategi

Seorang pemimpin semestinya identik dengan seorang ahli strategi. Maju-mundurnya perusahaan, gagal-berhasilnya suatu organisasi, banyak ditentukan oleh strategi yang dirancang oleh pimpinan perusahaan atau pimpinan organisasi. Adapun kriteria seorang pemimpin yang mampu menyusun strategi:

1. Menguasai medan

2. Memiliki wawasan luas

3. Berpikir cerdas

4. Kreatif dan inovatif

5. Mampu melihat masalah secara komprehensif

6. Mampu menyusun skala prioritas

7. Mampu memprediksi masa depan.

e. Memiliki Moral yang Tinggi

Banyak orang berpendapat bahwa moralitas merupakan ukuran berkualitas atau tidaknya hidup seseorang. Apalagi seorang pemimpin yang akan menjadi panutan. Seorang pemimpin adalah seorang panutan yang secara moral dapat dipertanggungjawabkan. Tanda-tanda seorang pemimpin yang bermoral tinggi:

1. Tidak menyakiti orang lain

2. Menghargai siapa saja

3. Bersikap santun

3. Tidak suka konflik

4. Tidak gegabah

5. Tidak mau memiliki yang bukan haknya

6. Perkataannya terkendali dan penuh perhitungan

7. Perilakunya mampu dijadikan contoh.

f. Mampu menjadi Mediator

Seorang pemimpin yang bijak mampu bertindak adil dan berpikir obyektif. Dua hal tersebut akan menunjang tugas pimpinan untuk menjadi seorang mediator. Syarat seorang mediator meliputi beberapa kriteria:

1. Berpikir positif

2. Setiap ada masalah selalu berada di tengah

3. Memiliki kemampuan melobi

4. Mampu mendudukkan masalah secara proporsional

5. Mampu membedakan kepentingan pribadi dan kepentingan umum.

g. Mampu menjadi Motivator

Hubungan seorang pemimpin dengan motivasi yaitu seorang pemimpin adalah sekaligus seorang motivator. Demikianlah memang seharusnya. Pimpinan adalah titik sentral dan titik awal sebuah langkah akan dimulai. Motivasi akan lahir jika pimpinan menyadari fungsinya sebagai motivator. Tanda-tanda seorang pemimpin menyadari fungsinya sebagai motivator:

1. Memiliki kepedulian kepada orang lain

2. Mampu menjadi pendengar yang baik

3. Mengajak kepada kebaikan

4. Mampu meyakinkan oranglain

5. Berusaha mengerti keinginan orang lain.

h. Memiliki Rasa Humor

Akan lebih mudah seorang pemimpin melaksanakan tugas kepemimpinannya – jika didukang sifat humoris pimpinan – memiliki humor yang tinggi. Kata orang humor lebih penting dari kenaikan gaji. Termasuk kategori pemimpin yang memiliki rasa humor adalah sebagai berikut:

1. Murah senyum

2. Mampu memecahkan kebekuan suasana

3. Mampu menciptakan kalimat yang menyegarkan

4. Kaya akan cerita dan kisah-kisah lucu

5. Mampu menempatkan humor pada situasi yang tepat.

  • Penggunaan software dalam membantu Project Quality Management

• Spreadsheet dan software charting membantu membuat diagram Pareto, diagram tulang ikan, dan sebagainya.

• Paket perangkat lunak statistik membantu melakukan analisis statistik.

• Produk perangkat lunak khusus membantu mengelola proyek Six Sigma atau membuat peta kendali mutu.

Perangkat lunak manajemen proyek membantu membuat grafik Gantt dan alat-alat lainnya untuk membantu rencana kerja dan melacak terkait dengan manajemen mutu.

sumber:

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 16, 2013 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: