RSS

Project Cost Management (Manajemen Biaya)

16 Nov

Project Cost Management (Manajemen Biaya)

Nama    : HENDRI GUNAWAN

Kls        : 2 dc 01

Npm      : 43112392

Project Cost Manajement atau biasa disebut dengan manajemen biaya adalah sebuah metode yang menggunakan teknologi untuk mengukur biaya dan produktivitas melalui siklus hidup penuh proyek tingkat perusahaan. Project Cost Manajemen meliputi beberapa fungsi khusus manajemen proyek yang mencakup kontrol pekerjaan memperkirakan, pengumpulan data lapangan, penjadwalan, akuntansi dan desain.

  • Pentingnya Project Cost Manajement

Informasi manajemen biaya merupakan informasi yang dibutuhkan untuk mengelola secara efektif perusahaan atau organisasi non laba. Informasi keuangan saja dapat mengakibatkan misleading karena infomasi tersebut cenderung berfokus pada jangka pendek.

  • Proses Project Cost Management

Apa yang dimaksud dengan Proses Manajemen Biaya? 

Proses Manajemen Biaya membantu Anda mengontrol pengeluaran dalam sebuah organisasi. Dengan membeli Biaya Proyek Manajemen proses diiklankan di sini, Anda dapat memastikan bahwa semua biaya yang disetujui sebelum merekadibayar. Menggunakan proses Manajemen Biaya proyek, Anda dapat memastikan bahwa proyek Anda disampaikan dalam anggaran.

Kapan saya menggunakan Proses Manajemen Biaya?

Jika Anda ingin mengontrol cara yang biaya dikeluarkan, maka Anda perlu untuk mengimplementasikan proses Manajemen Biaya. Ini akan membantu Anda untuk mengendalikan biaya proyek, memastikan bahwa hanya biaya yang telah disetujui, dapat terjadi. Menggunakan proses Manajemen Biaya, Anda juga dapat menyimpan rencana proyek Anda up-to-date dengan informasi terbaru yang tersedia biaya.

  • Rencana Sumber Daya

Sumber-sumber daya memiliki kategori-kategori berikut :

        –  Orang

        –  Layanan

        –  Fasilitas-fasilitas dan perlengkapan

       –  Persediaan barang dan material

       –  Uang

Sumber-sumber daya semacam itu harus ditugaskan ke tugas-tugas untuk mengembangkan sebuah jadwal.

Penyeimbang sumber-sumber daya adalah sebuah strategi yang digunakan untuk mengoreksi alokasi­­­­­­­-alokasi berlebihan sumber daya dengan kombinasi penundaan atau pemecahan tugas-tugas.

  • Constructive Cost Model (COCOMO)

COCOMO adalah singkatan dari Constructive Cost Model yang merupakan sebuah kombinasi dari estimasi parameter persamaan dan meode pembobotan. Satu hasil observasi yang paling penting dalam model ini adalah bahwa motivasi dari tiap orang yang terlibat ditempatkan sebagai titik berat. Hal ini menunjukan bahwa kepemimpinan dan kerja sama tim merupakan sesuatu yang penting, namun demikian poin pada bagian ini sering diabaikan. COCOMO adalah model terbuka, sehingga semua detail dipublikasikan, termasuk : Dasar perskiraan biaya, Setiap asumsi yang dibuat dalam model, Setiap definisi, serta Biaya yang disertakan dalam perkiraan dinyatakan secara eksplisit.

  • Cost Budgeting, Cost Control (Earned Value Management (EVM), Earned Value Management Terms, Earned Value Calculations, Earned Value Formulas, and Rules of Thumb for Earned Value Numbers)

COST BUDGETING

Cost budgeting mencakup alokasi estimasi biaya proyek ke masing-masing item pekerjaan dan memberikan garis dasar biaya. Jumlah tersebut dialokasikan ke budget yang bersesuaian.

COST CONTROL

Adalah suatu Proses dalam pengendalian biaya termasuk dalam monitoring kinerja pembiayaan meyakinkan bahwa hanya perubahan yang tepat yang termasuk dalam baseline biaya yang direvisi memberikan informasi pada stakeholders bahwa perubahan dapat mengakibatkan perubahan biaya pula.

Pengendalian Biaya

  1. Proses dalam pengendalian biaya termasuk
  2. monitoring kinerja pembiayaan
  3. meyakinkan bahwa hanya perubahan yang tepat yang termasuk dalam baseline biaya yang direvisi
  4. memberikan informasi pada stakeholders bahwa perubahan dapat mengakibatkan perubahan biaya pula

Earned value management merupakan salah satu alat penting dalam pengendalian biaya

EVM adalah alat untuk mengukur kinerja proyek yang mengintegrasikan ruang lingkup, waktu dan data biaya.Untuk menggunakan EVM harus dibuat terlebih dahulu baseline (original plan plus approved changes).  Dengan baseline dapat dievaluasi apakah proyek berjalan dengan baik atau tidak. Secara periodik informasi aktual mengenai kinerja proyek harus diperbaharui sehingga pemanfaatan EVM dapat optimal.

ISTILAH – ISTILAH DALAM EVM

  1. Planned Value (PV) adalah rencana porsi total estimasi biaya yang sudah disetujui untuk dikeluarkan pada sebuah aktivitas selama perioda tertentu
  2.  Actual Cost (AC) adalah biaya total langsung maupun tidak langsung yang digunakan dalam rangka menyelesaikan pekerjaan sesuai aktivitasnya selama perioda tertentu
  3. Earned Value (EV)  adalah estimasi nilai (value) pekerjaan fisik yang sebenarnya telah selesai, berdasarkan rate of performance ( RP), yaitu perbandingan pekerjaan yang selesai terhadap pekerjaan yang rencananya diselesaikan dalam waktu tertentu
  4. Cost Variance ( CV), variabel yang menunjukkan apakah kinerja biaya sudah melebihi atau masih kurang dari biaya yang sudah direncanakan
  5. Schedule Variance ( SV), variabel yang menunjukkan apakah jadwal yang lebih lama/lebih lambat dari yang direncanakan
  6. Cost Performance Index ( CPI) , variabel yang dpt digunakan untuk mengestimasi biaya pada saat proyek selesai berdasarkan kinerja proyek sampai waktu tertentu
  7. Schedule Performance Index ( SPI) , variabel yang dpt digunakan untuk mengestimase waktu selesainya proyek, berdasarkan kinerja proyek sampai waktu tertentu

sumber:

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 16, 2013 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: